About


Get this widget:

Jumat, 05 Januari 2018

AKU MENCINTAIMU MESKI AKU TIDAK PERNAH MELIHATMU

Pagi
ketika semua terlelap dengan keterjagaan masing-masing
Aku sendiri yang terjaga bersama mimpi
Mencoba membangun bangunan kokoh
Dibawah kediktatoran jahiliyahku
Sebab selama ini aku mengira cinta itu dimulai dengan pertemuan
Cinta itu harus diawali dengan perkenalan

Seharusnya aku ragukan teori cinta semacam itu
Tidak semua cinta harus mengenaskan seperti itu
Ada cinta yang sejati dan tanpa perjumpaan
Ada cinta yang justru lebih sejati dari yang sejati
Karena tidak ada rasa sakit pun dalam hatimu
Tidak ada kecemburuan fana yang menghasut pikiran jernihmu
Dan dia – yang kamu cintai – tidak akan pernah mengkhianatimu
Malahan sampai detik ini – ketika kamu sudah mulai terbiasa dengan mimpi buruk
Dia masih menunggumu di suatu tempat yang engkau rindukan
Tapi di sisi lain engkau sama sekali bodoh tentang tempat itu
Ya.
Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam
Adalah bentuk cinta sekaligus kebencianmu

Kamu akan mencintai yang dia cintai
Kamu juga akan membenci apa yang dia benci
Kamu akan mencintai dirinya melebihi gerak bibirmu – bersenandung
Dan kamu juga akan membenci cinta lain
Yang akan mengkisas kadar kecintaanmu kepadanya

Aku mencintaimu meski tidak pernah melihatmu, Ya Rasulullah...
                                   

                                                                        5 Januari 2018

0 komentar:

Posting Komentar